Durenan, 29 Januari 2026 — Kegiatan Diklat Dasar (Diklatsar) Palang Merah Remaja (PMR) siswa kelas X SMK Darussalam Durenan memasuki hari kedua sekaligus hari terakhir (Last Day) pada Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian Diklatsar PMR yang bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan, keterampilan dasar kepalangmerahan, serta menanamkan nilai kepedulian dan kemanusiaan.

Kegiatan hari kedua dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan absensi peserta sebagai tanda kesiapan siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Selanjutnya, peserta mengikuti kegiatan outbond yang dipandu oleh pembina internal. Kegiatan ini dirancang untuk melatih kekompakan, kerja sama tim, kepemimpinan, serta menumbuhkan rasa kebersamaan antar peserta.

Materi Kesiapsiagaan Bencana

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan materi pertama, yaitu Kesiapsiagaan Bencana yang disampaikan oleh Bapak Musytarif Muhamad, S.Pd.I. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai jenis bencana, langkah-langkah kesiapsiagaan, serta peran penting PMR dalam membantu masyarakat pada saat kondisi darurat. Materi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran siswa untuk selalu sigap dan tanggap dalam menghadapi situasi bencana.

Materi Donor Darah Sukarela

Selanjutnya, peserta menerima materi kedua, yaitu Donor Darah Sukarela yang disampaikan oleh Ibu Anisa Putri Novi Maulida, S.Pd. Materi ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya donor darah sebagai bentuk nyata kepedulian kemanusiaan, manfaat donor darah bagi kesehatan, serta peran relawan PMR dalam mendukung kegiatan donor darah di masyarakat.

ISHOMA

Setelah penyampaian dua materi tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan ISHOMA (Istirahat, Sholat, dan Makan). Waktu ini dimanfaatkan peserta untuk beristirahat sejenak, melaksanakan ibadah, dan mempersiapkan diri sebelum mengikuti sesi berikutnya.

Materi Pertolongan Pertama

Usai ISHOMA, kegiatan dilanjutkan dengan materi ketiga, yaitu Pertolongan Pertama yang disampaikan oleh Bapak Hadi Triyono. Pada sesi ini, siswa dibekali pengetahuan dasar dan keterampilan awal dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi darurat yang sering terjadi di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Materi ini menjadi salah satu materi inti dalam Diklatsar PMR karena berkaitan langsung dengan peran PMR sebagai relawan muda yang siap membantu.

Upacara Penutupan

Rangkaian kegiatan Diklatsar PMR Day 2 ditutup dengan upacara penutupan yang dipimpin oleh Ketua Yayasan SMK Darussalam Durenan, K. Ahmad Jauhari. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan Diklatsar PMR memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepekaan sosial siswa.

“Melalui kegiatan Diklatsar PMR ini, siswa tidak hanya dibekali pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga ditanamkan nilai kepedulian, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Harapannya, nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar K. Ahmad Jauhari.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan penutup seluruh rangkaian Diklatsar PMR.

Salah satu siswa kelas X peserta Diklatsar PMR turut menyampaikan kesannya,

“Diklatsar PMR ini sangat bermanfaat dan berkesan. Kami mendapatkan banyak ilmu baru dan pengalaman yang tidak didapatkan di kelas. Kegiatan ini membuat kami lebih peduli dan siap membantu sesama.”

Sebagai bentuk dokumentasi dan publikasi, seluruh rangkaian kegiatan Diklatsar PMR SMK Darussalam Durenan dapat disaksikan melalui channel YouTube resmi SMK Darussalam Durenan.

Penutup

Dengan berakhirnya kegiatan Diklatsar PMR Day 2 (Last Day), diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan nilai kemanusiaan yang telah diperoleh. SMK Darussalam Durenan terus berkomitmen menyelenggarakan kegiatan positif dan edukatif guna membentuk generasi muda yang peduli, tangguh, dan berakhlak mulia.