
Durenan, 17 Juni 2026 – SMK Darussalam Durenan melaksanakan kegiatan Unjuk Karya Kokurikuler Tahun 2026 dengan mengusung tema “Green Actions for a Better Community”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk menunjukkan kreativitas, kepedulian lingkungan, serta kemampuan bekerja sama melalui proyek yang bermanfaat bagi lingkungan sekolah dan masyarakat.
Pada hari pertama, Rabu (17/06), seluruh peserta didik mengikuti kegiatan Eco Bin Creation, yaitu proyek pembuatan tempat sampah terpilah menggunakan bahan daur ulang berupa galon bekas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya sekaligus mengajak mereka memanfaatkan barang bekas menjadi sarana yang memiliki nilai guna.
Sebelum memulai proses pembuatan, peserta didik mendapatkan pengarahan mengenai jenis-jenis sampah dan pentingnya pemilahan sampah sesuai kategorinya. Setiap kelompok kemudian menyiapkan galon bekas yang telah dibersihkan untuk dijadikan tempat sampah. Galon-galon tersebut dicat dengan warna dan desain yang menarik agar mudah dikenali sekaligus menambah estetika lingkungan sekolah.

Tempat sampah yang dibuat terdiri dari empat kategori, yaitu:
- Sampah Organik, untuk menampung sampah yang mudah terurai seperti daun, sisa makanan, dan bahan alami lainnya.
- Sampah Anorganik, untuk menampung sampah seperti plastik, kertas, kaca, dan logam yang masih dapat didaur ulang.
- Sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), untuk menampung limbah seperti baterai bekas, lampu rusak, dan benda lain yang memerlukan penanganan khusus.
- Sampah Residu, untuk menampung sampah yang tidak dapat didaur ulang maupun diolah kembali.
Selain melakukan pengecatan, peserta didik juga memasang jaring kawat sebagai rangka dan penyangga agar galon dapat berdiri dengan kokoh serta lebih awet digunakan. Seluruh proses dikerjakan secara gotong royong, mulai dari tahap perencanaan, pengecatan, pemasangan rangka, hingga penyelesaian akhir. Semangat kerja sama dan kreativitas tampak jelas dalam setiap kelompok yang berupaya menghasilkan tempat sampah yang fungsional sekaligus menarik secara visual.
Kegiatan Eco Bin Creation tidak hanya menghasilkan sarana pemilahan sampah yang bermanfaat bagi sekolah, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Peserta didik belajar mengenai pentingnya tanggung jawab terhadap lingkungan, pemanfaatan barang bekas, keterampilan berpikir kreatif, komunikasi, serta kolaborasi dalam menyelesaikan sebuah proyek.

Koordinator kegiatan, Resti Pangestuti, S.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang agar peserta didik tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan Eco Bin Creation, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Dengan memanfaatkan galon bekas menjadi tempat sampah terpilah, siswa belajar tentang kreativitas, tanggung jawab, dan pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya. Harapannya, kebiasaan baik ini tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi juga di rumah dan lingkungan masyarakat,” ujar Bu Resti.
Melalui kegiatan ini, SMK Darussalam Durenan berharap budaya peduli lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi kebiasaan positif bagi seluruh warga sekolah. Tempat sampah hasil karya peserta didik nantinya akan digunakan sebagai fasilitas pendukung kebersihan sekolah sekaligus menjadi simbol nyata komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan Unjuk Karya Kokurikuler akan dilanjutkan pada Kamis, 18 Juni 2026, dengan agenda House of Worship Care, sebagai bentuk kepedulian sosial dan lingkungan yang semakin memperkuat semangat Green Actions for a Better Community.
Dengan semangat Religius, Kreatif, Inovatif, dan Komunikatif, SMK Darussalam Durenan terus berupaya mencetak generasi yang peduli terhadap lingkungan serta mampu menjadi agen perubahan bagi masyarakat di masa depan.




