
Durenan, 14 Juli 2026 – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMK Darussalam Durenan memasuki hari kedua dengan berbagai kegiatan yang menarik, edukatif, dan penuh semangat. Sejak pagi, seluruh peserta didik baru hadir mengenakan seragam sesuai ketentuan serta membawa berbagai properti MPLS, termasuk topi kreatif yang telah dibuat pada kegiatan sebelumnya.
Kegiatan hari kedua diawali dengan Senam Ceria yang dipandu oleh panitia MPLS. Dengan iringan musik yang energik, seluruh peserta mengikuti gerakan senam dengan antusias. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh sekaligus membangkitkan semangat peserta sebelum mengikuti rangkaian materi.

Setelah senam, suasana semakin meriah dengan kegiatan ice breaking. Peserta didik baru tampak bersemangat mengikuti berbagai permainan dan aktivitas yang telah disiapkan panitia. Masing-masing kelompok kemudian menampilkan yel-yel kelompok dengan penuh percaya diri dan kreativitas. Sorak sorai dan tepuk tangan mewarnai suasana, menunjukkan kekompakan dan kebersamaan yang mulai terjalin di antara para peserta.
Kegiatan selanjutnya adalah Materi Ruang Penjumpaan Murid Baru: Identifikasi Harapan yang disampaikan oleh Ibu Kristina Sari. Pada sesi ini, peserta diajak untuk mengenali harapan dan cita-cita mereka selama menempuh pendidikan di SMK Darussalam Durenan. Setiap peserta menuliskan harapan tersebut pada secarik kertas dan menempelkannya pada Pohon Harapan yang telah disediakan.
“Setiap anak memiliki mimpi dan harapan yang besar. Semoga harapan yang dituliskan hari ini menjadi penyemangat untuk terus belajar, berkembang, dan meraih cita-cita di masa depan,” ujar Ibu Kristina Sari.
Melalui kegiatan ini, peserta didik baru diharapkan memiliki motivasi dan tujuan yang jelas selama menjalani proses pendidikan di SMK Darussalam Durenan.

Setelah itu, peserta mengikuti Materi Sahabat Hebat: Dengar, Peduli, dan Hargai yang disampaikan oleh Ibu Rosya Salsabila. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk membangun hubungan pertemanan yang positif, saling menghargai perbedaan, serta menjadi pribadi yang peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Lingkungan pertemanan yang baik akan membantu kalian berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. Jadilah sahabat yang mau mendengar, peduli terhadap sesama, dan menghargai setiap perbedaan,” ujar Ibu Rosya Salsabila.
Beliau juga menekankan bahwa sikap saling menghormati dan menghargai merupakan salah satu kunci terciptanya lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Materi NAPZA dan Fenomena Sosial Remaja bersama tim dari Puskesmas Baruharjo. Dalam kesempatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA, dampaknya terhadap kesehatan fisik dan mental, serta berbagai fenomena sosial yang sering dihadapi oleh remaja saat ini, seperti pergaulan bebas, perundungan, hingga pengaruh negatif media sosial.
“Remaja harus memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap penyalahgunaan NAPZA dan mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif. Masa depan yang cerah dimulai dari keputusan-keputusan baik yang diambil sejak sekarang,” ujar salah satu pemateri dari Puskesmas Baruharjo.
Materi ini mendapat perhatian besar dari peserta karena disampaikan secara interaktif dan dikaitkan dengan berbagai fenomena yang dekat dengan kehidupan remaja saat ini.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari kedua, dilaksanakan screening kesehatan bagi siswa kelas X, XI, dan XII bekerja sama dengan Puskesmas Baruharjo. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi tes telinga, tes mata, tes gigi, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran tinggi dan berat badan, tes buta warna, serta pemeriksaan hemoglobin (Hb) bagi siswi kelas X.
Kegiatan screening kesehatan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta didik sejak dini sehingga apabila ditemukan gangguan kesehatan dapat segera dilakukan tindak lanjut yang diperlukan.

Kepala SMK Darussalam Durenan, Maftukhin, S.Pd.I, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh rangkaian kegiatan MPLS hari kedua.
“MPLS tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga sarana pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai kebersamaan, serta peningkatan kesadaran peserta didik terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan menjauhi perilaku negatif,” ujar beliau.
Dengan berakhirnya kegiatan hari kedua ini, diharapkan peserta didik baru semakin mengenal lingkungan sekolah, mampu membangun hubungan pertemanan yang positif, memiliki semangat dalam meraih cita-cita, serta tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, dan berprestasi sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh SMK Darussalam Durenan


