Durenan, 15 Juli 2026 – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Hari Ketiga SMK Darussalam Durenan Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Berbagai kegiatan edukatif dan menyenangkan dirancang untuk membentuk karakter, menumbuhkan kebersamaan, serta mengembangkan potensi peserta didik baru.

Kegiatan diawali dengan Senam Pagi Ceria yang diikuti oleh seluruh peserta MPLS, panitia, dan dewan guru. Dengan iringan musik yang energik, para siswa tampak antusias mengikuti setiap gerakan senam. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh sekaligus membangun semangat dan kekompakan antarpeserta didik.

Setelah berolahraga, seluruh peserta didik menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama. Program ini menjadi salah satu upaya membiasakan pola hidup sehat serta memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya asupan gizi yang seimbang untuk menunjang aktivitas belajar dan tumbuh kembang mereka.

Memasuki sesi materi, peserta mendapatkan pembekalan mengenai “Membangun Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah” yang disampaikan oleh Bapak Maftukhin, S.Pd.I, selaku Kepala SMK Darussalam Durenan. Dalam materinya, beliau menjelaskan pentingnya meningkatkan kesadaran dan kesiapan seluruh warga sekolah dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Maftukhin, S.Pd.I menyampaikan, “Bencana dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, setiap warga sekolah harus memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat. Dengan memahami langkah-langkah mitigasi dan penanganan bencana, kita dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai kemungkinan.”

Kegiatan selanjutnya adalah Asesmen Literasi dan Numerisasi yang dipandu oleh Ibu Resti Pangestuti, S.Pd dan Ibu Yuliana Dwi Handayani, S.Pd. Pada sesi ini, peserta didik mengerjakan instrumen asesmen yang telah disiapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai upaya pemetaan kemampuan dasar peserta didik dalam bidang literasi dan numerasi.

Ibu Resti Pangestuti menyampaikan bahwa asesmen ini bukanlah ujian yang menentukan nilai siswa, melainkan sarana untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik. “Melalui asesmen ini, sekolah dapat mengetahui kemampuan dasar siswa sehingga nantinya proses pembelajaran dapat dirancang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing peserta didik,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi mengenai Dampak Negatif Kecanduan Gim Daring bersama Ibu Nur Ayu Soraya, S.Pd melalui pemutaran film inspiratif berjudul “Kemenangan Sejati”. Melalui film tersebut, peserta didik diajak memahami dampak buruk kecanduan gim daring terhadap kesehatan, prestasi belajar, dan hubungan sosial.

Dalam penyampaiannya, Ibu Nur Ayu Soraya mengajak peserta didik untuk bijak dalam menggunakan teknologi. “Gim daring dapat menjadi hiburan, tetapi jika digunakan secara berlebihan dapat berdampak pada kesehatan, prestasi, dan hubungan dengan orang-orang di sekitar kita. Kunci utamanya adalah mampu mengatur waktu dan memanfaatkan teknologi secara positif,” tuturnya.

Sebagai penutup, peserta didik mengikuti sesi Pengenalan Ekstrakurikuler dan Ice Breaking bersama Ibu Riska Sholikah, S.Pd serta para pembina dan calon pengurus ekstrakurikuler. Berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SMK Darussalam Durenan diperkenalkan kepada peserta didik baru sebagai wadah untuk mengembangkan minat, bakat, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan.

Ibu Riska Sholikah menyampaikan, “Sekolah bukan hanya tempat untuk belajar di dalam kelas, tetapi juga tempat untuk mengembangkan potensi diri. Melalui kegiatan ekstrakurikuler, siswa dapat menemukan bakat, menambah pengalaman, dan belajar bekerja sama dengan teman-teman yang memiliki minat yang sama.”

Suasana semakin meriah dengan berbagai permainan dan ice breaking yang membuat peserta didik semakin akrab dan nyaman dengan lingkungan sekolah barunya.

Melalui rangkaian kegiatan MPLS Hari Ketiga ini, diharapkan peserta didik baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki kesadaran akan pentingnya hidup sehat, kesiapsiagaan terhadap bencana, kemampuan literasi dan numerasi, penggunaan teknologi secara bijak, serta keberanian untuk mengembangkan minat dan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler.

MPLS SMK Darussalam Durenan Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang religius, kreatif, inovatif, dan komunikatif, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.