
Durenan, 16 Juli 2026 – Hari keempat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMK Darussalam Durenan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini dirancang untuk membentuk karakter peserta didik baru melalui pembiasaan hidup sehat, kedisiplinan, kepedulian terhadap lingkungan, serta penguatan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.
Kegiatan diawali dengan Senam Pagi Ceria bersama panitia MPLS di halaman sekolah. Dengan iringan musik yang energik, para peserta didik baru mengikuti setiap gerakan senam dengan penuh semangat. Suasana pagi yang cerah dan penuh keceriaan menciptakan energi positif bagi seluruh peserta untuk memulai rangkaian kegiatan hari itu.

Setelah senam pagi, kegiatan dilanjutkan dengan Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama. Momen ini tidak hanya menjadi sarana untuk memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga mengajarkan pentingnya pola hidup sehat dan kebersamaan. Peserta menikmati hidangan bersama teman-teman sekelompok dan panitia, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat di lingkungan sekolah.
Selanjutnya, peserta mengikuti Latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dibimbing langsung oleh Bapak Adnan dari Koramil Durenan. Pada kegiatan ini, peserta mendapatkan materi dan praktik mengenai gerakan dasar baris-berbaris, seperti sikap sempurna, penghormatan, hadap kanan dan kiri, hingga gerakan berpindah tempat secara serentak dan teratur.
Kegiatan PBB berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap arahan yang diberikan oleh instruktur. Melalui latihan ini, peserta diajak untuk memahami pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta kekompakan dalam mencapai tujuan bersama.
Kepala SMK Darussalam Durenan, Bapak Maftukhin, S.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan PBB merupakan salah satu sarana pembentukan karakter yang penting bagi peserta didik baru.
“Kami ingin menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan sejak awal kepada peserta didik baru. Kedisiplinan yang dibangun melalui kegiatan sederhana seperti baris-berbaris akan menjadi modal penting bagi mereka dalam menjalani proses pendidikan dan kehidupan bermasyarakat,” ujar beliau.
Bapak Adnan dari Koramil Durenan menyampaikan bahwa latihan PBB bukan sekadar melatih gerakan baris-berbaris, tetapi juga membentuk karakter dan mental peserta didik.
“Melalui latihan PBB, kami ingin menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kekompakan kepada adik-adik peserta MPLS. Kedisiplinan yang diterapkan sejak dini akan menjadi bekal yang sangat penting dalam kehidupan, baik di lingkungan sekolah, masyarakat, maupun dunia kerja nantinya,” ujar Bapak Adnan.
Beliau juga berpesan kepada seluruh peserta didik baru agar selalu menjaga semangat dan terus mengembangkan karakter positif selama menempuh pendidikan di SMK Darussalam Durenan.
“Jadilah generasi yang disiplin, memiliki semangat belajar yang tinggi, menghormati guru dan orang tua, serta mampu bekerja sama dengan baik. Kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh sikap dan karakter yang baik,” tambahnya.


Usai latihan PBB, peserta melaksanakan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) dengan melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah bersama panitia. Peserta dibagi ke beberapa kelompok untuk membersihkan halaman, taman, ruang kelas, serta area sekitar sekolah.
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan rasa peduli terhadap kebersihan lingkungan dan membangun budaya hidup bersih serta sehat di lingkungan sekolah. Dengan penuh semangat, peserta bergotong royong membersihkan setiap sudut sekolah sehingga tercipta lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan asri.
Bapak Maftukhin, S.Pd.I, juga menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah.
“Sekolah yang bersih dan indah akan menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. Kami berharap melalui Gerakan ASRI ini, peserta didik dapat membiasakan diri untuk menjaga kebersihan, memiliki rasa tanggung jawab, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan di mana pun mereka berada,” tambah beliau.

Pada sesi penutup, peserta mendapatkan materi mengenai 8 Dimensi Profil Lulusan yang disampaikan oleh Ibu Resti Pengestuti, S.Pd.I. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya membangun karakter peserta didik yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, kreatif, sehat, komunikatif, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Materi ini memberikan pemahaman kepada peserta didik bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari karakter, sikap, dan keterampilan yang dimiliki sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan.
Ibu Resti Pengestuti, S.Pd.I, menyampaikan bahwa delapan dimensi profil lulusan menjadi arah pembentukan peserta didik di SMK Darussalam Durenan.
“Kami berharap seluruh peserta didik baru dapat mengembangkan potensi diri secara optimal dan menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlakul karimah, mampu bekerja sama, kreatif, serta siap menghadapi perubahan zaman,” ujar beliau.

Rangkaian kegiatan pada hari keempat MPLS ini menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik baru untuk belajar tentang pentingnya hidup sehat, disiplin, peduli terhadap lingkungan, serta memahami nilai-nilai karakter yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan di SMK Darussalam Durenan.
Melalui kegiatan MPLS, SMK Darussalam Durenan terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang religius, kreatif, inovatif, dan komunikatif guna mewujudkan generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.




