Durenan, 11–13 Desember 2025 — SMK Darussalam Durenan turut ambil bagian dalam Pelatihan Implementasi Kurikulum Mendalam Bagi Guru Cabang Dinas Wilayah Kabupaten Tulungagung yang diselenggarakan di SMK Islam Durenan. Kegiatan ini diikuti perwakilan guru dari berbagai SMK di Tulungagung dan Trenggalek, masing-masing mengutus tiga peserta, yaitu 1 guru normatif, 1 wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan 1 guru produktif.

Pada kesempatan ini, SMK Darussalam Durenan menugaskan:

  • Himmatus Sholikhah, S.Pd. sebagai guru normatif,

  • Resti Pangestuti, S.Pd.I sebagai Waka Kurikulum,

  • Razita Irdina, S.Pd. sebagai guru produktif.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari dan dibimbing langsung oleh narasumber profesional di bidang kurikulum, pendekatan pembelajaran mendalam, dan implementasi kegiatan ko-kurikuler.


Hari Pertama — Kamis, 11 Desember 2025

Kegiatan hari pertama dimulai pukul 07.30 dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan dan sambutan oleh panitia. Sesi awal menghadirkan Ryan Aminullah Yassin, SH, SS, M.Pd. yang membawakan materi Konsep Pola Pikir Bertumbuh. Beliau menekankan pentingnya guru memiliki mindset berkembang agar mampu menyesuaikan diri dengan perubahan kurikulum.

Setelah coffee break, peserta menerima materi Pola Pikir Bertumbuh dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam oleh Didik Sugiharto, S.Pd.. Sesi berikutnya membahas Ragam Bentuk dan Implementasi Kegiatan Ko-Kurikuler oleh Mualip, S.Ag., M.Pd.I.

Siang harinya, Musripah, S.Pd., M.Pd. menyampaikan materi tentang Program G7KAIH, disusul praktik merancang kegiatan ko-kurikuler lintas mapel bersama Ryan Aminullah dan Musripah. Hari pertama ditutup dengan sesi refleksi oleh Subagiyo, S.Pd. dan Didik Sugiharto, S.Pd.


Hari Kedua — Jumat, 12 Desember 2025

Agenda pelatihan dimulai pukul 07.30. Sesi pertama diisi oleh Musripah, S.Pd., M.Pd. dengan materi Konsep Pendekatan Pembelajaran Mendalam. Materi berlanjut setelah coffee break, diikuti sesi penting mengenai Implementasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam dalam Penyusunan Rancangan Pembelajaran dan Asesmen oleh Didik Sugiharto, S.Pd.

Setelah ishoma, peserta melanjutkan praktik penyusunan rancangan pembelajaran berbasis pendekatan pembelajaran mendalam dalam kelompok mapel, dipandu langsung oleh Subagiyo, S.Pd.

Hari kedua ditutup dengan sesi refleksi oleh Mualip, S.Ag., M.Pd.I. dan Ryan Aminullah Yassin, M.Pd.


Hari Ketiga — Sabtu, 13 Desember 2025

Hari terakhir diawali registrasi, kemudian memasuki sesi Peer Teaching, yaitu praktik mengajar menggunakan rancangan pembelajaran yang telah dibuat. Kegiatan ini dipandu oleh Subagiyo, S.Pd. dan Musripah, S.Pd., M.Pd.

Setelah coffee break, peer teaching dilanjutkan hingga menjelang siang bersama Mualip, S.Ag., M.Pd.I. dan Ryan Aminullah Yassin, M.Pd.

Siang harinya, peserta mempresentasikan Rancangan Kegiatan Ko-Kurikuler Lintas Mapel dan/atau G7KAIH di depan narasumber dan peserta lain. Kegiatan dipandu oleh Didik Sugiharto, S.Pd. dan Ryan Aminullah Yassin, SH, SS, M.Pd.

Pelatihan kemudian ditutup dengan refleksi bersama Musripah dan Mualip, serta sesi penutupan resmi oleh panitia.


Kesan, Pesan, dan Harapan

Pada sesi akhir, Subagiyo, S.Pd. menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas keseriusan mengikuti pelatihan. Beliau menyatakan:

“Implementasi Kurikulum Mendalam menuntut keterlibatan aktif guru sebagai perancang pengalaman belajar. Pelatihan ini menjadi langkah penting agar setiap sekolah mampu menerapkan pendekatan yang lebih bermakna bagi siswa.”

Sementara itu, perwakilan dari SMK Darussalam Durenan, Resti Pangestuti, menuturkan bahwa pelatihan ini memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai penyusunan asesmen, strategi pembelajaran, serta bentuk kegiatan ko-kurikuler yang selaras dengan kebutuhan peserta didik.


Komitmen SMK Darussalam Durenan

Dengan mengikuti pelatihan ini, SMK Darussalam Durenan berkomitmen untuk:

  • meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran berkualitas,

  • memperkuat implementasi Kurikulum Mendalam,

  • menghadirkan proses belajar yang lebih relevan, aktif, dan berorientasi pada kompetensi masa depan.

Partisipasi dalam pelatihan ini diharapkan menjadi awal penguatan mutu pembelajaran serta peningkatan pelayanan pendidikan di SMK Darussalam Durenan.