
Trenggalek – Kabar membanggakan datang dari SMK Darussalam Durenan. Salah satu guru Seni Budaya, Bu Yuliana, mendapat kepercayaan untuk menjadi bagian dari tim penari yang mewakili Provinsi Jawa Timur dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Bu Yuliana akan turut tampil dalam pertunjukan seni budaya yang digelar di Istana Negara. Kesempatan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bu Yuliana sekaligus keluarga besar SMK Darussalam Durenan.
Sebagai guru Seni Budaya, Bu Yuliana selama ini dikenal memiliki kecintaan dan dedikasi terhadap seni, khususnya seni tari. Aktivitasnya di dunia seni juga terus berjalan di luar lingkungan sekolah melalui keterlibatannya sebagai anggota Sanggar Lestari Widodo Wiryotomo (LWW).
Ditunjuk Sanggar LWW
Bu Yuliana merupakan anggota Sanggar Lestari Widodo Wiryotomo (LWW) yang berada di Desa Batangsaren, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung.
Melalui sanggar tersebut, Bu Yuliana mendapat penunjukan untuk bergabung dalam tim penari Jawa Timur yang akan tampil dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara.
Menariknya, Bu Yuliana mengaku tidak melalui proses pendaftaran untuk mengikuti pertunjukan tersebut. Ia mendapatkan kepercayaan melalui Sanggar LWW untuk menjadi bagian dari penari yang akan membawa kesenian Jawa Timur ke panggung nasional.
Bagi Bu Yuliana, kepercayaan tersebut merupakan sebuah kesempatan istimewa sekaligus tanggung jawab besar. Tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga turut membawa semangat seni dan budaya Jawa Timur dalam momentum penting bagi bangsa Indonesia.
Persiapan Intensif Sejak 28 Juli 2026
Untuk mempersiapkan penampilan di Istana Negara, Bu Yuliana bersama tim penari menjalani latihan secara intensif sejak 28 Juli 2026.
Latihan dimulai sekitar pukul 14.00 hingga 15.00 WIB dan kemudian berlanjut hingga malam hari. Latihan tersebut dilakukan untuk mematangkan gerakan, kekompakan, serta kesiapan seluruh penari dalam membawakan pertunjukan kolosal.
Menurut Bu Yuliana, persiapan menuju penampilan di Istana tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menari. Kesiapan fisik dan mental juga menjadi hal yang sangat penting.
Pasalnya, pertunjukan akan digelar di lapangan Istana sehingga para penari membutuhkan stamina dan kondisi fisik yang kuat.
“Untuk persiapannya yang penting itu fisik sama mentalnya. Soalnya tampilnya di lapangan Istana, jadi membutuhkan fisik yang kuat,” ujar Bu Yuliana.
Membawakan Kesenian Jawa Timur dalam Pertunjukan Kolosal
Dalam pertunjukan tersebut, tim dari Jawa Timur akan membawakan sejumlah kesenian tari yang dirangkai menjadi satu pertunjukan kolosal.
Beberapa kesenian yang akan ditampilkan antara lain Tari Remo, Tari Glipang, Jaranan, Tari Jaripah, dan Topeng Malang.
Rangkaian kesenian tersebut menjadi gambaran kekayaan seni dan budaya Jawa Timur yang akan dipersembahkan dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Keikutsertaan Bu Yuliana menjadi salah satu bentuk nyata bahwa seni budaya daerah memiliki ruang untuk terus berkembang dan dikenal lebih luas. Kehadiran para seniman dan penari Jawa Timur dalam agenda nasional juga menjadi bagian dari upaya menjaga serta melestarikan warisan budaya Nusantara.
Menjadi Inspirasi bagi Siswa
Bagi SMK Darussalam Durenan, keterlibatan Bu Yuliana dalam pertunjukan di Istana Negara merupakan sebuah kebanggaan.
Sebagai guru Seni Budaya, pengalaman Bu Yuliana menjadi inspirasi bagi para siswa untuk terus mengembangkan potensi, berani berkarya, serta mencintai budaya Indonesia.
Prestasi tersebut juga sejalan dengan semangat SMK Darussalam Durenan untuk membentuk generasi yang religius, kreatif, inovatif, dan komunikatif.
Keluarga besar SMK Darussalam Durenan memberikan dukungan dan doa terbaik untuk Bu Yuliana dalam menjalani seluruh rangkaian persiapan hingga pelaksanaan pertunjukan.
Semoga seluruh proses latihan berjalan lancar dan Bu Yuliana bersama tim Jawa Timur mampu memberikan penampilan terbaik di Istana Negara dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selamat berproses, Bu Yuliana!
Bawa seni Jawa Timur ke panggung nasional.
Lestarikan budaya, terus berkarya, dan harumkan nama SMK Darussalam Durenan!




