
Durenan, 23 Juli 2026 – Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pendidik, SMK Darussalam Durenan menjadi tempat pelaksanaan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dengan mengusung tema “Transformasi Mindset dan Penguatan Asesmen Menuju Pembelajaran Mendalam”. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Kamis–Jumat, 23–24 Juli 2026, bertempat di SMK Darussalam Durenan.
Workshop ini menjadi salah satu upaya untuk memberikan ruang bagi para guru dalam meningkatkan kapasitas diri, memperkuat pemahaman terhadap proses pembelajaran, serta membangun kesadaran akan pentingnya transformasi pola pikir dalam menghadapi dinamika dan tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

Kegiatan ini diikuti oleh para pendidik dari empat satuan pendidikan, yaitu SMK Darussalam Durenan, SMK Assalam Durenan, SMK Muhammadiyah 1 Trenggalek, dan SMK Islam 2 Durenan. Kehadiran para guru dari berbagai sekolah tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kolaborasi dan sinergi antarsatuan pendidikan.
Dibuka dengan Sambutan Kepala SMK Darussalam Durenan
Rangkaian kegiatan Day 1 Workshop Peningkatan Kompetensi Guru diawali dengan sambutan dari Kepala SMK Darussalam Durenan, Maftukhin, S.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran di sekolah.
Guru sebagai garda terdepan dalam proses pendidikan diharapkan tidak berhenti untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Perubahan zaman yang begitu cepat menuntut pendidik untuk mampu beradaptasi, memiliki pola pikir yang terbuka, serta terus melakukan inovasi dalam melaksanakan pembelajaran.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan bahwa transformasi pendidikan tidak hanya berkaitan dengan perubahan perangkat atau metode pembelajaran, tetapi juga membutuhkan perubahan cara pandang atau mindset dari para pendidik. Dengan mindset yang terus berkembang, guru diharapkan mampu melihat setiap perubahan sebagai peluang untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
Selain itu, Maftukhin, S.Pd.I juga mengapresiasi kehadiran para guru dari berbagai sekolah yang turut berpartisipasi dalam kegiatan workshop. Menurutnya, kolaborasi dan berbagi pengalaman antarguru merupakan salah satu langkah strategis untuk bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga dapat saling bertukar pengalaman, berbagi praktik baik, serta membawa hasil pembelajaran dari workshop untuk diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing.

Penguatan Transformasi Mindset dan Asesmen
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Subagiyo, S.Pd selaku pemateri. Pada sesi Day 1 ini, peserta mendapatkan berbagai penguatan terkait transformasi mindset dan penguatan asesmen sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembelajaran mendalam.
Para peserta diajak untuk merefleksikan kembali peran guru dalam proses pembelajaran. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendorong peserta didik untuk aktif, berpikir kritis, mengeksplorasi pengetahuan, serta menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan nyata.
Transformasi mindset menjadi salah satu bagian penting dalam materi workshop. Para guru didorong untuk memiliki pola pikir yang adaptif dan terbuka terhadap perubahan. Perkembangan teknologi, perubahan karakteristik peserta didik, serta tuntutan kompetensi abad ke-21 menjadi tantangan yang perlu dihadapi dengan kesiapan dan kemauan untuk terus belajar.
Dalam konteks pembelajaran mendalam, guru juga perlu memahami bahwa proses belajar tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai, tetapi juga bagaimana peserta didik mampu memahami konsep secara lebih utuh, mengembangkan kemampuan berpikir, melakukan refleksi, serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam berbagai situasi.
Asesmen sebagai Bagian dari Proses Pembelajaran
Selain transformasi mindset, penguatan asesmen juga menjadi salah satu pembahasan penting dalam workshop. Peserta mendapatkan pemahaman bahwa asesmen memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung proses pembelajaran.
Asesmen tidak semata-mata digunakan untuk mengetahui hasil akhir belajar peserta didik, tetapi juga dapat menjadi bagian dari proses untuk mengetahui kebutuhan belajar, perkembangan, serta kemampuan peserta didik. Dengan asesmen yang tepat, guru dapat memperoleh informasi yang lebih baik untuk menentukan langkah pembelajaran selanjutnya.
Melalui penguatan asesmen, para guru diharapkan mampu merancang dan melaksanakan proses penilaian yang lebih bermakna. Hasil asesmen dapat dimanfaatkan sebagai bahan refleksi bagi guru maupun peserta didik untuk mengetahui hal-hal yang sudah berkembang serta bagian yang masih perlu ditingkatkan.
Dengan demikian, asesmen diharapkan dapat menjadi bagian yang terintegrasi dengan proses pembelajaran dan mampu mendukung terciptanya pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik.

Antusiasme dan Kolaborasi Peserta
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti workshop dengan penuh antusias. Materi yang disampaikan oleh Subagiyo, S.Pd menjadi ruang bagi para guru untuk melakukan refleksi, berdiskusi, dan berbagi pengalaman terkait praktik pembelajaran yang telah dilaksanakan di sekolah masing-masing.
Interaksi antarpeserta dari SMK Darussalam Durenan, SMK Assalam Durenan, SMK Muhammadiyah 1 Trenggalek, dan SMK Islam 2 Durenan turut menciptakan suasana belajar yang kolaboratif. Para guru dapat saling bertukar perspektif dan pengalaman dalam menghadapi berbagai tantangan pembelajaran.
Semangat kolaborasi tersebut menjadi salah satu nilai penting yang diharapkan dapat terus berkembang melalui kegiatan workshop. Dengan saling berbagi dan belajar bersama, para pendidik dapat memperoleh inspirasi serta menemukan berbagai alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran.
Kegiatan Day 1 Workshop Peningkatan Kompetensi Guru ini menjadi langkah awal dari rangkaian kegiatan selama dua hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru dapat semakin memahami pentingnya transformasi mindset dan penguatan asesmen dalam mendukung pembelajaran mendalam.
Lebih dari sekadar kegiatan peningkatan kompetensi, workshop ini menjadi momentum untuk membangun semangat bersama dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang terus bertumbuh dan berkembang. Guru diharapkan mampu menjadi pembelajar sepanjang hayat yang senantiasa melakukan refleksi, berinovasi, dan beradaptasi dengan kebutuhan peserta didik.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hasil dan pengalaman yang diperoleh selama workshop dapat diimplementasikan secara nyata dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing. Sehingga, pembelajaran yang berlangsung tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu membangun karakter, kompetensi, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta kemandirian peserta didik.
Day 1 Workshop Peningkatan Kompetensi Guru menjadi bagian dari komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kapasitas pendidik. Dengan transformasi mindset, penguatan asesmen, dan semangat kolaborasi, para guru diharapkan semakin siap menghadirkan pembelajaran yang mendalam, bermakna, dan relevan bagi peserta didik.
Bersama belajar, berkolaborasi, dan bertransformasi untuk mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas dan pembelajaran yang semakin bermakna.



