
Durenan, 24 Juli 2026 – Rangkaian Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dengan tema “Transformasi Mindset dan Penguatan Asesmen Menuju Pembelajaran Mendalam” memasuki hari kedua sekaligus hari terakhir pada Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 23–24 Juli 2026, ini bertempat di SMK Darussalam Durenan dan diikuti oleh para guru dari SMK Darussalam Durenan, SMK Assalam Durenan, SMK Muhammadiyah 1 Trenggalek, dan SMK Islam 2 Durenan.
Setelah pada hari pertama peserta mendapatkan penguatan mengenai transformasi mindset dan asesmen menuju pembelajaran mendalam, pada Day 2 workshop berfokus pada pembahasan yang lebih spesifik terkait Mata Pelajaran Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan asesmennya, serta Projek Kokurikuler dan asesmennya.
Kegiatan hari kedua menjadi kesempatan bagi para guru untuk memperdalam pemahaman mengenai implementasi pembelajaran di satuan pendidikan, khususnya dalam mengelola kegiatan PKL dan projek kokurikuler sebagai bagian dari pengalaman belajar peserta didik.
Penguatan Mata Pelajaran PKL dan Asesmennya
Pada sesi pertama, peserta mendapatkan pembahasan mengenai Mata Pelajaran PKL dan asesmennya. Sebagai satuan pendidikan kejuruan, PKL menjadi salah satu bagian penting dalam proses pendidikan di SMK karena memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mendapatkan pengalaman belajar secara langsung di dunia kerja.
Melalui kegiatan PKL, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan kompetensi sesuai bidang keahliannya sekaligus mengenal secara lebih dekat lingkungan kerja yang sesungguhnya. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan peserta didik agar memiliki keterampilan, sikap kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja.
Dalam workshop ini, para guru mendapatkan penguatan mengenai bagaimana pelaksanaan PKL dapat dirancang dan dikelola secara lebih terarah, mulai dari proses persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Pembahasan juga menekankan pentingnya asesmen dalam kegiatan PKL sebagai bagian dari proses untuk mengetahui perkembangan kompetensi peserta didik selama melaksanakan praktik di dunia kerja.
Asesmen PKL diharapkan tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga mampu menggambarkan proses dan perkembangan peserta didik selama mengikuti kegiatan. Dengan asesmen yang tepat, guru dapat memperoleh gambaran mengenai ketercapaian kompetensi, sikap, keterampilan, serta pengalaman belajar yang diperoleh peserta didik selama menjalani PKL.
Penguatan ini menjadi penting agar pelaksanaan PKL dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus memiliki keterkaitan yang kuat antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja.

Pembahasan Projek Kokurikuler dan Asesmennya
Sesi berikutnya membahas mengenai Projek Kokurikuler dan asesmennya. Peserta diajak untuk memahami bagaimana projek kokurikuler dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran yang memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan berbagai kompetensi dan karakter melalui pengalaman belajar yang kontekstual.
Projek kokurikuler dapat menjadi sarana bagi peserta didik untuk belajar melalui proses eksplorasi, kolaborasi, pemecahan masalah, kreativitas, serta refleksi. Melalui kegiatan projek, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam situasi yang lebih nyata.
Dalam pembahasan tersebut, para guru juga mendapatkan penguatan terkait asesmen projek kokurikuler. Asesmen menjadi bagian penting untuk melihat proses dan perkembangan peserta didik selama mengikuti kegiatan projek. Guru perlu merancang asesmen yang mampu memberikan gambaran secara utuh mengenai keterlibatan, proses kerja, perkembangan kompetensi, serta hasil yang dicapai peserta didik.
Melalui pemahaman yang lebih baik mengenai asesmen projek, guru diharapkan dapat memberikan umpan balik yang konstruktif kepada peserta didik. Umpan balik tersebut dapat menjadi bahan refleksi untuk membantu peserta didik memahami perkembangan dirinya serta meningkatkan kemampuan dalam proses pembelajaran berikutnya.


Antusiasme Guru dalam Mengikuti Workshop
Selama pelaksanaan Day 2, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias. Berbagai materi yang disampaikan menjadi ruang bagi para guru untuk berdiskusi, melakukan refleksi, serta bertukar pengalaman mengenai pelaksanaan PKL dan projek kokurikuler di lingkungan sekolah masing-masing.
Kegiatan workshop juga menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi antarguru dari berbagai satuan pendidikan. Para peserta dapat saling berbagi praktik baik, pengalaman, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran maupun asesmen.
Dengan adanya interaksi dan diskusi tersebut, diharapkan para guru dapat memperoleh wawasan baru yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pendidik.

Penutupan Rangkaian Workshop
Dengan berakhirnya kegiatan pada Day 2, maka rangkaian Workshop Peningkatan Kompetensi Guru yang berlangsung selama dua hari resmi ditutup. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperkuat pemahaman mengenai berbagai aspek pembelajaran.
Mulai dari transformasi mindset, pembelajaran mendalam, penguatan asesmen, Mata Pelajaran PKL, asesmen PKL, projek kokurikuler, hingga asesmennya, seluruh materi yang dibahas diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas proses pembelajaran di masing-masing satuan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan semakin siap dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan dunia pendidikan. Guru tidak hanya dituntut untuk menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu merancang pengalaman belajar yang bermakna, melakukan asesmen secara tepat, serta memberikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Workshop ini juga menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan semangat untuk terus belajar dan berkolaborasi. Dengan adanya sinergi antarsatuan pendidikan, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang semakin baik dan mampu mendukung peserta didik dalam mengembangkan potensi serta kompetensinya.
Terima kasih disampaikan kepada seluruh pemateri dan peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam rangkaian Workshop Peningkatan Kompetensi Guru selama dua hari. Semoga ilmu, pengalaman, dan praktik baik yang diperoleh selama kegiatan dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing dan memberikan dampak positif bagi guru maupun peserta didik.
Dua hari belajar, berbagi, dan berkolaborasi. Bersama meningkatkan kompetensi guru untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih mendalam, bermakna, dan relevan bagi peserta didik.
SMK Darussalam Durenan — Terus Belajar, Terus Bertumbuh, Terus Bertransformasi!




